- Back to Home »
- About Sains »
- Sistem Ekskresi
Posted by : Unknown
Monday, January 13, 2014
Sistem Ekskresi Manusia
Eksresi adalah proses pengeluaran zat sisa
metabolisme dari dalam tubuh, yang apabila tidak dikeluarkan, zat sisa tersebut
dapat meracuni tubuh. Seperti keringat, urine, dan karbon dioksida. Alat
ekskresi pada manusia adalah ginjal, hati, paru-paru, dan kulit.
Ø Proses Pengeluaran Tubuh
1. Defekasi, yaitu proses pengeluaran
sisa pencernaan atau feses melalui anus
2. Ekskresi, yaitu proses pengeluaran
sisa hasil proses kimiawi yang tidak dibutuhkan tubuh
3. Sekresi, yaitu proses pengeluaran
kelenjar berupa enzim atau hormone
Ø Alat Ekskersi Pada Tubuh Manusia
1. Paru-paru, mengeluarkan CO2 dan
H2O
2. Hati, mengeluarkan empedu
3. Kulit, mengeluarkan keringat
4. Ginjal, mengeluarkan urine
1)
Ginjal
·
Ginjal
terletak di sebelah kiri dan kanan ruas tulang pinggang di dalam rongga perut.
Karena hati sebelah kiri letaknya lebih tinggi daripada hati sebelah kanan,
sehingga ginjal kiri letaknya lebih tinggi dari ginjal kanan.
·
Bagian ginjal:
a) Kulit ginjal (korteks)
b) Sumsum ginjal (medulla)
c) Rongga ginjal (pelvis)
Ø Sususnan Nefron (Penyaring Darah)
v Setiap Nefron memiliki glomerulus dan
kapsula (simpai bowman)
v Setiap Nefron terdiri dari badan
malphigi dan saluran panjang (tubula)
Ø Badan Malphigi terdiri dari:
·
Glomerulus,
yaitu anyaman pembuluh darah
·
Simpai
Bowman, yaitu cawan berdinding tebal yang mengelilingi glomerulus
Ø Proses yang terjadi pada Nefron
Ø Filtrasi,
yaitu penyaringan zat sampah yang dapat menjadi racun
§ Filtrasi terjadi di glomerulus. Zat
yang dihasilkan adalah filtrate glomeroli, zat tersebut kemudian masuk ke
simpai bowman.
Ø Reabsorpsi,
yaitu penyerepan kembali zat-zat yang masih berguna
§ Reabsorpsi terjadi di saluran/tubulus
halus. Zat yang dihasilkan adalah filtrate tubulus.
Ø Augmentasi,
yaitu pengumpulan zat yang tidak berguna untuk dikeluarkan dari tubuh.
§ Augmentasi dilakukan kolektivitus dan
dibawa menuju rongga ginjal.
Ø Urutan Jalannya Urine
Ginjal → Ureter → Kantung Kemih → Uretha → Luar Tubuh
§ Nefrosis
adalah kondisi dimana membrane glomerulus bocor, menyebabkan sejumlah protein
keluar dari darah menuju urin
§ Nefritis Glomerulus adalah radang membrane filtrasi glomerulus di dalam korpuskulum renalis.
Penyebab radang secara umum adalah reaksi alergi terhadap racun yang dilepaskan
oleh bakteri streptococcus yang menginfeksi bagian tubuh lain misalnya
tenggorokan.
§ Pleloefritis
adalah radang seluruh bagian ginjal. Kerusakan ini sering dimulai dengan
infeksi bakteri pada pelvis ginjal dan kemudian melebar ke bagian utama ginjal.
§ Sistisis adalah
radang kantung kemih terutama bagian mukosa dan sub mukosa. Sistisis bisa
disebabkan oleh bakteri, infeksi, zat kimia, atau luka.
§ Batu ginjal
bisa terbentuk didalam saluran dan rongga ginjal. Batu ginjal terbentuk dari
asam urat, kalsium, fosfat, asam oksalat, dan lain-lain yang terbentuk dalam
ginjal.
Ø Penyakit Ginjal
a. Diabetes Insipidus : Pengeluaran air kencing yang berlebihan
(Poliurea)
b. Oliguera : Jumlah urin sedikit
c. Radang Ginjal (Bright) : infeksi oleh bakteri
d. TBC Ginjal : Ginjal Berongga-rongga
e. Uremia : Keracunan air seni akibat kerusakan ginjal.
f.
Albuminoria : Urin mengandung protein
g. Plyelonoprhiritis : Penyempitan saluran ginjal.
2) Kulit
Kulit adalah lapisan jaringan yamg
terdapat di permukaan tubuh. Zat-zat sisa yang dikeluarkan melalui pori-pori
kulit berupa keringat. Keringat tersusun dari air dan garam-garam mineral
terutama garam dapaur (NaCl) yang merupakan hasil metabolisme tubuh.
a) Bagian-bagian kulit
Ø Kulit Ari (Epidermis)
Kulit
ari adalah kulit yang peling luar dan sangat tipis sekali. Kulit ari terdiri:
§ Lapisan Tanduk
Lapisan
tanduk adalah lapisan kulit ari yang paling luar dan merupakan lapisan mati
sehingga mudah terkelupas, tidak memiliki inti, dan tidak mengandung keratin.
§ Lapisan Malphigi
Lapisan
malphigi merupakan kulit ari yang berada di bawah lapisan kulit tanduk. Lapisan
malphigi terdapat pembuluh darah, jadi kalau kita terluka maka darah yang
keluar berasal dari lapisan malphigi.
Kulit ari pada telapak tangan dan
kaki terdiri dari:
· Stratum korneum
· Stratum granulosum
· Stratum lusidum
· Stratum germinalis
Ø Kulit Jangat (Dermis)
Kulit
jangat merupakan lapisan kedua dari kulit. Batas dengan epidermis dilapisi oleh
membrane basalis.
v Pada lapisn dermis akan kamu temui:
o
Pembuluh
kapiler, berfungsi untuk menyampaikan nutrisi pada akar rambut dan sel kulit
o
Kelenjar
keringat (glandula sudorifera), tersebar diseluruh kulit dan berfungsi untuk
menghasilkan keringat
o
Kelenjar
minyak (glandula sebaceae), berfungsi untuk menghasilkan minyak supaya kulit
dan rambut tidak kering dan mengkerut.
o
Kantong
rambut, memiliki akar dan batang rambut serta kelenjar minyak rambut.
o
Kumpulan
saraf rasa nyeri, saraf rasa panas, saraf rasa dingin, dan saraf sentuhan.
Ø Jaringan ikat bawah kulit
Jaringan
ikat bawah kulit berada di bawah dermis. Jaringan ini tidak memiliki pembatas
yang jelas dengan dermis, sebagai patokannya adalah mulainya terdapat sel
lemak.
b)
Fungsi Kulit
1. Alat pengeluaran
2. Pengatur suhu tubuh
3. Tempat pembentukan vitamin D
4. Tempat penyimpan air
5. Pelindung
6. Indera Peraba
c) Gangguan pada Kulit
I.
Biduran
Biduran disebabkan oleh udara dingin, alergi makanan, dan
alergi bahan kimia yang menyebabkan kulit menjadi terasa gatal
II.
Ringworm
Ringworm adalah sejenis jamur yang menginfeksi kulit.
III.
Kanker
kulit
Kanker kulit disebabkan oleh penerimaan sinar matahari yang
berlebihan
IV.
Lapar
Garam
Lapar garam yaitu pengeluaran keringat berlebihan yang menyebabkan
kurangnya kadar garam dalam darah karena keluar bersama keringat sehingga menyebabkan
kekejangan dan pingsan
3) Hati

1. Fungsi Hati yang Lain, yaitu:
a.
Menetralkan racun
yang masuk ke tubuh.
b.
Mengubah zat gula
menjadi glikogen (gula otot).
c.
Mengubah
provitamin A menjadi vitamin A.
d.
Tempat
pembentukan protrombin.
e.
Merombak haemoglobin menjadi bilirubin.
2.
Gangguan/Kelainan pada Hati:
a.
Hepatitis,
penyakit yang disebabkan oleh virus dan ada pula yang disebabkan oleh beban
kelenjar hati yang terlalu berat. Penyakit ini ditandai dengan feses berwarna
coklat keabu-abuan (bukan kuning).
b.
Jaundice (sakit
kuning), yaitu penyakit karena penyumbatan saluran kantung empedu. Cairan
empedu akan masuk ke peredaran darah sehingga darah akan berwarna
kekuning-kuningan.
1.
Fungsi Paru-paru:
a.
Sebagai alat
pernapasan.
b.
Sebagai alat
ekskresi karena paru-paru mengeluarkan zat sisa metabolisme berupa karbon dioksida (CO2) dan air (H2O).
2.
Gangguan/Kelainan pada Paru-paru:
a.
Bronkitis, yaitu
peradangan pada bronkus.
b.
Pleuritis, yaitu
peradangan pada selaput paru-paru (pleura).
c.
Influenza, yaitu
penyakit batuk, bersin, dan demam berbarengan yang disebabkan oleh virus.
d.
Tuberculosis (TBC),
yaitu peradangan pada paru-paru yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis.